Fathurrohman

Rabu, 17 Desember 2025


Dalam industri bisnis, banyak perusahaan ingin produk yang dipasarkan dapat melebarkan sayap hingga ke pasar internasional. Supaya dapat melakukan ekspor pada produknya, perusahaan tentu harus mampu mengatasi berbagai tantangan, di antaranya adalah persaingan sengit di pasar global, seberapa tinggi kualitas produk yang hendak diekspor serta kemampuannya untuk bersaing, aturan dan regulasi yang rumit hingga penentuan harga jual komoditi ekspor untuk bisa mengembangkan produk yang dimiliki di pasar internasional.

Untuk faktor terakhir, perusahaan yang mampu menentukan harga jual dari komoditi ekspor yang sesuai dengan permintaan pasar internasional tentunya akan menghasilkan beberapa keuntungan yang cukup positif. Agar bisa menentukan harga yang sesuai untuk produk ekspor, terdapat beberapa cara yang bisa Anda lakukan. Artikel berikut akan mengulas secara mendalam beberapa cara paling efektif dalam menentukan harga jual produk ekspor yang banyak orang belum ketahui.

6 Cara Jitu Menentukan Harga Jual Produk Ekspor di Pasar Internasional

Potensi produk yang Anda pasarkan tidak laku di pasar global menjadi salah satu risiko yang harus dihadapi apabila Anda salah dalam menetapkan harga jual produk ekspor. Secara tidak langsung, hal ini menandakan jika penentuan harga jual untuk setiap barang ekspor dalam bisnis Anda memiliki peran krusial. Untuk mengantisipasi hal tersebut, berikut ini beberapa cara paling tepat bagi Anda guna menentukan harga jual komoditi ekspor di pasar global.

1. Memahami Total Biaya Produksi atau Biaya Penyediaan Barang

Setiap barang yang Anda hasilkan sudah pasti memiliki total biaya produksi atau HPP (Harga Pokok Produksi). Sebelum menentukan harga jual yang pas untuk produk ekspor Anda, langkah awal yang harus dilakukan adalah memahami besaran total biaya produksi untuk setiap produk Anda.

Total biaya produksi sendiri biasanya mencakup beberapa macam biaya-biaya lain di dalamnya, mulai dari biaya operasional yang mencakup biaya bahan baku, biaya penggunaan listrik dan air selama proses produksi, biaya pemeliharaan peralatan produksi dan lain sebagainya. Ini merupakan langkah awal yang cukup krusial supaya Anda dapat menentukan harga jual produk ekspor dengan tepat.

Penghitungan total biaya produksi tidak perlu Anda lakukan jika Anda menjual produk namun tidak melakukan proses produksi secara langsung atau bisa dikatakan sebagai biaya penyediaan barang. Biaya yang Anda hitung meliputi total biaya yang harus Anda keluarkan untuk membeli produk tersebut, ongkos pengiriman hingga berbagai biaya lainnya.

2. Intip Harga Jual Ekspor dari Pesaing dan Kompetitor

Cara selanjutnya supaya dapat menentukan harga jual produk ekspor adalah dengan mengintip harga jual ekspor yang dipatok oleh para pesaing dan kompetitor Anda di bisnis yang sama. Dengan cara ini, Anda bisa melakukan perbandingan harga di antara kompetitor Anda sehingga persentase barang dan produk ekspor yang Anda jual menarik minat dan daya beli di pasar global menjadi meningkat dengan signifikan.

Dengan melakukan perbandingan harga jual ekspor dari pesaing dan kompetitor bisnis Anda, secara tidak langsung Anda juga bisa menentukan harga jual komoditi ekspor dengan margin harga sedikit lebih murah dibandingkan dengan pesaing bisnis Anda. Selisih harga jual ini sudah pasti akan dipertimbangkan oleh pembeli di pasar global, sehingga peluang barang ekspor yang Anda jual di pasar internasional laku keras akan semakin besar.

3. Hitung Biaya Administrasi Bank

Tidak sedikit eksportir yang menggunakan jasa bank dalam metode pembayaran dengan klien dan pembeli di era digital saat ini. Penentuan harga jual untuk produk ekspor Anda tentu tidak lepas dari penghitungan biaya administrasi bank yang Anda gunakan. Untuk itu, pastikan Anda tidak lupa untuk memasukkan biaya administrasi bank sebagai salah satu biaya untuk menghitung dan menentukan besaran nilai jual produk ekspor di pasar global.

Setiap bank memiliki biaya administrasi yang berbeda-beda, pastikan Anda menghitungnya dengan teliti. Hal ini guna mengantisipasi agar keuntungan yang bisa Anda tidak terlalu kecil karena Anda lalai memasukkan biaya administrasi bank. Secara tidak langsung, penghitungan biaya administrasi dari bank yang Anda gunakan untuk bertransaksi memegang peranan cukup vital terhadap margin keuntungan yang bisa Anda peroleh dari penjualan produk ekspor.

4. Hitung Biaya untuk Sewa Layanan Forwarder

Layanan dan jasa forwarder atau dikenal dengan sebutan agen untuk pengiriman barang lintas negara juga umum digunakan oleh para importir dan eksportir. Layanan ini mempermudah Anda dalam hal pengiriman barang, khususnya bagi Anda yang hendak menjual produk-produk ekspor ke pasar internasional.

Memasukkan biaya untuk menyewa layanan pengiriman barang lintas negara seperti forwarder tentu memiliki dampak cukup vital dalam menentukan harga jual barang ekspor pada bisnis Anda. Oleh karena itu, pastikan Anda juga menghitung dengan cermat total biaya untuk menyewa jasa forwarder. Selain itu, pastikan Anda juga menggunakan jasa forwarder yang terpercaya agar tidak ada biaya tersembunyi yang justru malah bisa membuat Anda merugi.

5. Biaya Pengemasan Produk yang Hendak Diekspor

Keamanan barang ekspor tentu menjadi prioritas utama guna menjaga kepercayaan klien dan para pembeli di pasar internasional. Maka dari itu, setiap produk yang hendak Anda ekspor wajib untuk melalui proses pengemasan yang tepat sehingga produk ekspor yang Anda kirim nantinya terjamin keamanan dan keselamatannya sampai tujuan tanpa adanya kerusakan.

Mengingat penentuan harga jual barang ekspor yang sesuai mengharuskan Anda mengalkulasi berbagai macam biaya, tentunya biaya pengemasan produk tidak boleh luput Anda hitung juga. Dengan menghitung biaya pengemasan dengan teliti dan menggabungkan dengan biaya-biaya lainnya, Anda dapat menentukan harga jual produk ekspor Anda dengan lebih mudah.

6. Jangan Lupa untuk Memasukkan Margin Keuntungan

Setiap bisnis sudah pasti ingin mendapatkan keuntungan dari setiap penjualan produk, termasuk juga Anda yang menginginkan keuntungan dari produk yang Anda ekspor. Tentukan besaran keuntungan yang Anda dapatkan dari setiap produk yang Anda ekspor. Pastikan margin keuntungan yang Anda patok tidak terlalu tinggi dan terlalu rendah agar produk Anda tetap dapat dilirik di pasar global dengan persaingan yang cukup kompetitif.

Melalui cara-cara yang sudah diterangkan melalui pembahasan tersebut, Anda bisa menentukan harga jual komoditi ekspor dari bisnis Anda dengan mudah. Penentuan harga jual produk ekspor harus dipertimbangkan dengan baik sehingga produk dapat diterima di pasar global sehingga keuntungan yang diharapkan dapat Anda wujudkan.

Harga jual ekspor tentu harus kompetitif dan menguntungkan. Gunakan wawasan tentang pasar global untuk penentuan harga yang cerdas. Perlu wadah untuk usaha ekspor Anda? Daftarkan usaha Anda ke GPEI.ID sekarang dan wujudkan proses ekspor yang lancar dan sukses.

Frequently Asked Questions

Apa langkah pertama yang paling krusial sebelum menetapkan harga jual barang ekspor?

Langkah pertama adalah melakukan perhitungan yang tepat terhadap total biaya produksi atau Harga Pokok Produksi dari setiap barang. Ini meliputi biaya bahan baku serta biaya operasional.

Biaya apa saja yang kerap terlewatkan saat menghitung harga jual produk ekspor?

Banyak eksportir sering melupakan untuk mencantumkan biaya administrasi bank dan biaya yang dikenakan oleh forwarder.

Bagaimana cara menetapkan persentase margin keuntungan yang ideal?

Tentukan margin keuntungan yang seimbang, tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah, sehingga produk Anda tetap bisa bersaing di pasar internasional.

Mengapa penting untuk menentukan harga secara akurat bagi produk ekspor?

Penetapan harga yang tepat membantu mengurangi risiko produk tidak terjual dan memastikan bahwa margin keuntungan yang diharapkan dapat tercapai.

Categories: Bisa Ekspor